SDIT Mawaddah

Berita Terkini

Semangat Adiwiyata: Siswa SDIT Mawaddah Belajar Olah Sampah Jadi Pupuk dan Teknik Menanam

Kembali ke Berita Terkini
Semangat Adiwiyata: Siswa SDIT Mawaddah Belajar Olah Sampah Jadi Pupuk dan Teknik Menanam
Berita

Semangat Adiwiyata: Siswa SDIT Mawaddah Belajar Olah Sampah Jadi Pupuk dan Teknik Menanam

Humas SDIT Mawaddah
23 Apr 2026
17 views

Bagikan:

Depok – Dalam rangka mendukung program Sekolah Adiwiyata dan gerakan "Indonesia Berseru", SDIT Mawaddah menggelar kegiatan edukasi lingkungan hidup pada [isi hari/tanggal]. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 4-6 dengan tema “Sampahku Tanggung Jawabku: Dari Sisa Jadi Subur”.

Belajar Mengompos dari Sampah Organik

Kegiatan dibuka dengan pemaparan dari [nama narasumber/Kader Adiwiyata] tentang bahaya sampah organik yang tidak dikelola. Siswa diajak praktik langsung membuat pupuk kompos menggunakan metode takakura dan lubang biopori mini.

Bahan yang digunakan sederhana: sisa sayur dari kantin sekolah, daun kering di halaman, sekam, dan aktivator EM4. Siswa tampak antusias saat mencacah sampah organik, mencampur bahan, dan memasukkannya ke dalam komposter. “Ternyata sisa makanan bisa jadi pupuk. Nggak perlu dibuang,” ujar [Nama Siswa], siswa kelas 5.

Kepala SDIT Mawaddah, [Nama Kepsek], menyampaikan bahwa kegiatan ini melatih siswa bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. “Ini bagian dari karakter peduli lingkungan di program Adiwiyata. Target kami, sampah organik kantin bisa zero waste,” jelasnya.

Praktik Menanam di Kebun Sekolah

Setelah sesi pengomposan, siswa melanjutkan kegiatan ke kebun Sekolah Adiwiyata SDIT Mawaddah. Di sana mereka belajar tata cara menanam yang baik dan benar:

1. Pengolahan Tanah: Siswa mencampur tanah dengan pupuk kompos hasil buatan sekolah dengan perbandingan 2:1.

2. Pembibitan: Memilih bibit kangkung dan cabai yang sehat, lalu menyemai di polybag.

3. Penanaman & Perawatan: Siswa diajarkan jarak tanam, cara menyiram yang cukup, dan membuat pestisida nabati dari daun pepaya untuk mencegah hama.

Hasil panen dari kebun sekolah nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan makan bersama atau dijual saat market day sebagai pembelajaran kewirausahaan.

Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini

Koordinator Adiwiyata SDIT Mawaddah, [Nama Guru], berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Melalui Indonesia Berseru, kami ingin siswa jadi agen perubahan. Pulang ke rumah, mereka bisa tularkan ke orang tua: pilah sampah dan menanam,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh siswa untuk mengurangi sampah plastik dan merawat tanaman masing-masing di kelas. Program Adiwiyata di SDIT Mawaddah ini menjadi bukti bahwa sekolah berperan penting mencetak generasi yang cinta lingkungan.

DOKUMENTASI

Tags:

#indonesia berseru #sekolah adiwiyata