Semangat Adiwiyata: Siswa SDIT Mawaddah Belajar Olah Sampah Jadi Pupuk dan Teknik Menanam
Bagikan:
Depok – Dalam rangka mendukung program Sekolah Adiwiyata dan gerakan "Indonesia Berseru", SDIT Mawaddah menggelar kegiatan edukasi lingkungan hidup pada [isi hari/tanggal]. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 4-6 dengan tema “Sampahku Tanggung Jawabku: Dari Sisa Jadi Subur”.
Belajar Mengompos dari Sampah Organik
Kegiatan dibuka dengan pemaparan dari [nama narasumber/Kader Adiwiyata] tentang bahaya sampah organik yang tidak dikelola. Siswa diajak praktik langsung membuat pupuk kompos menggunakan metode takakura dan lubang biopori mini.
Bahan yang digunakan sederhana: sisa sayur dari kantin sekolah, daun kering di halaman, sekam, dan aktivator EM4. Siswa tampak antusias saat mencacah sampah organik, mencampur bahan, dan memasukkannya ke dalam komposter. “Ternyata sisa makanan bisa jadi pupuk. Nggak perlu dibuang,” ujar [Nama Siswa], siswa kelas 5.
Kepala SDIT Mawaddah, [Nama Kepsek], menyampaikan bahwa kegiatan ini melatih siswa bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. “Ini bagian dari karakter peduli lingkungan di program Adiwiyata. Target kami, sampah organik kantin bisa zero waste,” jelasnya.
Praktik Menanam di Kebun Sekolah
Setelah sesi pengomposan, siswa melanjutkan kegiatan ke kebun Sekolah Adiwiyata SDIT Mawaddah. Di sana mereka belajar tata cara menanam yang baik dan benar:
1. Pengolahan Tanah: Siswa mencampur tanah dengan pupuk kompos hasil buatan sekolah dengan perbandingan 2:1.
2. Pembibitan: Memilih bibit kangkung dan cabai yang sehat, lalu menyemai di polybag.
3. Penanaman & Perawatan: Siswa diajarkan jarak tanam, cara menyiram yang cukup, dan membuat pestisida nabati dari daun pepaya untuk mencegah hama.
Hasil panen dari kebun sekolah nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan makan bersama atau dijual saat market day sebagai pembelajaran kewirausahaan.
Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
Koordinator Adiwiyata SDIT Mawaddah, [Nama Guru], berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Melalui Indonesia Berseru, kami ingin siswa jadi agen perubahan. Pulang ke rumah, mereka bisa tularkan ke orang tua: pilah sampah dan menanam,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh siswa untuk mengurangi sampah plastik dan merawat tanaman masing-masing di kelas. Program Adiwiyata di SDIT Mawaddah ini menjadi bukti bahwa sekolah berperan penting mencetak generasi yang cinta lingkungan.


Tags:
Berita Terkini Terkait
06 May 2026
Bqurban bersama SD IT Mawaddah
Kurang lebih satu bulan lagi insyaallah kita akan memasuki bulan yang mana di bulan tersebut kita disunnahkan menyembelih hewan qurban sebagai bent...
04 May 2026
SDIT Mawaddah Gelar Halal Bihalal dan Parenting Terpadu, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Depok — Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antara sekolah dan orang tua, SDIT Mawaddah menyelenggarakan kegia...
28 Apr 2026
Kepala SDIT Mawaddah Resmi Melepas Siswa untuk Mengikuti Lomba FLS3N dan O2SN
Depok — Suasana penuh semangat dan haru menyelimuti halaman SDIT Mawaddah saat kepala sekolah secara resmi melepas siswa-siswi yang akan mengikut...